<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ech's Blog &#187; astro</title>
	<atom:link href="http://ech.web.id/blog/category/astro/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ech.web.id/blog</link>
	<description>Thought and Journey</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 May 2010 07:34:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Jejaring Sosial</title>
		<link>http://ech.web.id/blog/2009/01/jejaring-sosial/</link>
		<comments>http://ech.web.id/blog/2009/01/jejaring-sosial/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2009 09:23:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ech</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[astro]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ech.web.id/blog/?p=278</guid>
		<description><![CDATA[Manusia adalah mahluk sosial oleh karena itu situs-situs berbasis jejaring sosial seperti friendster, facebook banyak diminati. Di internet, selain dua itu masih ada banyak situs jejaring lain seperti myspace, tagged, hi5, yahoo 360, linkedin, naymz, dan lain lain. Dari sekian banyak, hanya tiga situs yang saya punya profile dan di maintain yaitu friendster, facebook dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Manusia adalah mahluk sosial oleh karena itu situs-situs berbasis jejaring sosial seperti friendster, facebook banyak diminati. Di internet, selain dua itu masih ada banyak situs jejaring lain seperti <a href="http://www.myspace.com">myspace</a>, <a href="http://www.tagged.com">tagged</a>, <a href="http://www.hi5.com">hi5</a>, <a href="http://360.yahoo.com">yahoo 360</a>, <a href="http://www.linkedin.com">linkedin</a>, <a href="http://www.naymz.com">naymz</a>, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_social_networking_websites">dan lain lain</a>. Dari sekian banyak, hanya tiga situs yang saya punya profile dan di maintain yaitu friendster, facebook dan linkedin (saya punya profile di situs yahoo 360, hi5, tagged karena diundang teman. namun boleh dibilang cuma 1-2 kali login dalam setahun itupun kalau lagi inget).</p>
<p><strong><a href="http://www.friendster.com">friendster</a></strong><br />
Mainan lama dan sepertinya sudah tidak menarik untuk dibahas. Punya account sejak awal tahun 2004 dan sampai saat ini kurang lebih sudah 150 friend terdaftar. Saya hanya memilih teman yang saya kenal secara fisik (setidaknya kenal nama dan tahu orangnya yang mana) dan menghindari add-friend dari orang yang sama sekali tidak dikenal (diluar jaringan) atau sebelumnya tidak pernah kontak sama sekali. Namun hal ini tidak bisa dihindari sama sekali. sekitar 10% dari friend di friendster termasuk kategori UFO (unidentified Friend Object) <img src='http://ech.web.id/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p><strong><a href="http://www.facebook.com">facebook</a></strong><br />
Facebook saat ini sedang &#8220;in&#8221;. Dalam salah satu presentasi produk dalam sebuah event yang saya hadiri, presenter memperkenalkan diri dengan cara membuka profile facebooknya di layar presentasi. Tidak ketinggalan juga ybs membuka profile facebook boos-nya, CEO hingga founder dari perusahaan tempatnya bekerja. Sepertinya perusahaannya men-encourage karyawannya aktif di facebook dan menjadikannya sebagai sarana dalam aktifitas marketing. Sebuah paradigma yang menarik karena sepanjang yang saya katahui kebanyakan pimpinan perusahaan menganggap bermain-main facebook adalah aktivitas yang kurang produktif. Tergantung pekerjaanya kali ya&#8230;</p>
<p>Saya membuat account di facebook  kurang lebih setengah tahun yang lalu dan waktu itu masih kurang tertarik dan mengexplore lebih lanjut fitur-fitur di situs ini dan kebetulan saat itu saya tidak menemui teman yang punya profile di facebook. kurang lebih satu bulan yang lalu teman ada teman saya  bertanya apakah saya punya account di facebook (saya jawab ada) dan beliau minta di-add as friend, sekalian saja saya add beberapa teman lain yang kebetulan ada di profile teman saya itu. tidak dinyana tidak lama kemudian banyak request (konfirmasi) dari teman-teman agar diterima dalam friendlist saya. kurang dari satu bulan saya telah memiliki lebih dari 100 friend, kecepatan yang melebihi account saya di friendster. Sepertinya alasan mengapa saya sekarang lebih aktif di facebook karena disini teman saya lebih banyak <img src='http://ech.web.id/blog/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong><a href="http://www.linkedin.com">linkedin</a></strong><br />
Ini juga adalah salah satu situs jejaring sosial favorite saya. saya sudah rajin utak-atik bahkan sebelum saya aktif di facebook. Sedikit berbeda dari FB atau FS yang lebih berorientasi pertemanan, disini orientasi utama adalah keprofesian, dimana dalam profile pribadi, kita dapat menginput informasi seputar karir, achievement, dan keprofesian. Mirip seperti memiliki resume online.</p>
<p>Bermain-main di linkedin memang tidak se-asyik mainan facebook, tapi setidaknya buat yang tertarik untuk lebih maju dalam karir dan pekerjaan kemungkinan akan senang. sejak september hingga desember kemarin saya sudah empat kali dikontak oleh headhunter (tiga diantaranya wordwide alias dari luar negri) karena pernah melirik profile saya di linkedin. Dengan memiliki profile di linkedin, exposure personal kita di jaring sosial di area keprofesian menjadi lebih luas.</p>
<p>However, ada situs jejaring keprofesian lain yang sepertinya menarik, yaitu <a href="http://www.naymz.com">naymz</a>. Jejaring teman dalam situs ini akan menilai reputasi keprofesionalan kita. saat ini saya belum ketemu friend disini dan sepertinya belum populer di indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ech.web.id/blog/2009/01/jejaring-sosial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hisab Ramadhan Syawal 1429H</title>
		<link>http://ech.blogspot.com/2008/08/hisab-ramadhan-syawal-1429h.html</link>
		<comments>http://ech.blogspot.com/2008/08/hisab-ramadhan-syawal-1429h.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 03:46:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ech</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[astro]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, tidak lama lagi (jika Allah masih memberi umur) kita akan menjumpai bulan suci ramadhan, bulan yang kita nanti-nantikan.<br /><br />Seperti yang telah saya lakukan dalam beberapa tahun terakhir, saya mencoba menghitung dengan kemampuan saya yang terbatas, dengan jurus yang sama seperti <a href="http://ech.blogspot.com/2007/09/hisab-ramadhan-syawal-1428h.html">tahun lalu</a> dan <a href="http://simplyvie.wordpress.com/2006/09/21/posisi-bulan-penentu-hilal-awal-dan-akhir-ramadhan-1427-h/">sebelumnya lagi</a> (belum nambah ilmu nih)<br /><br />Dari <a href="http://eclipse.gsfc.nasa.gov/phase/phases2001.html">kalender bulan dari NASA</a>, ijtimak atau konjungsi bulan pada tahun ini:<br />Ramadhan --&#62; Tanggal 30-08-2008: 19:58 UTC (31-08-2008 02:58 WIB )<br />Syawal ------&#62; Tanggal 29-09-2008: 08:12 UTC (29-09-2008 15:01 WIB)<br /><br />Dari data diatas tebakan saya mayoritas ormas atau lembaga berwenang akan seragam dalam menentukan awal ramadhan. Megapa? Karena data menunjukkan jarak antara konjungsi dengan terbenam matahari terpaut cukup lama( 21 jam untuk WIB dan 23 Jam untuk WIT). Semakin lama jarak konjungsi dan terbenam matari, semakin jauh jarak sudut antara matahari dan bulan sehingga kemungkinan besar Hilal pasti terlihat pada sore hari tanggal 31 Agustus 2008. Dengan demikian umat islam akan memulai ibadah shaum ramadhan mulai tanggal 1 september 2008.<br /><br />Berbeda untuk penentuan akhir ramadhan. Ijtima' tarjadi hanya sekitar 3 jam sebelum matahari terbenam untuk wilayah Indonsia Barat, dan 1 jam untuk wilayah indonesia timur. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, situasi ini menyebabkan hilal (walaupun diatas ufuk) kecil kemungkinan bisa dilihat mata. Karenanya ada potensi perbedaan tanggal untuk penentuan 1 syawal di masyarakat. Bisa jadi sebagian masyarakat berpuasa selama 29 hari, namun ada  yang menggenapkan 30 hari. Sebagai perbandingan, tahun 2007 lalu jarak konjungsi dengan terbenam matahari adalah 5 jam. Saat itu Pemerintah memutuskan 1 syawal jatuh esok lusa, sementara Muhammadiah memutuskan esok hari.<br /><br />Pada uraian di atas saya hanya memperhitungkan faktur jarak waktu antara konjungsi dengan matahari terbenam. walapun tidak akurat karena banyak faktor lain yang harus dipertimbangkan seperti ketinggian, fase dan sudut elongasi terhadap matahari (dan kebetulan sekarang ini bukan fokus oprekan saya), mungkin ini kriteria yang paling mudah dipahami oleh masyarakat awam. Saya akan coba jelaskan sedikit dengan bahasa yang sederhana.<br /><br />Jika pada saat konjungsi jarak matahari-bulan nol derajat, maka setelah itu pelan-pelan bulan mulai berjarak terhadap matahari. Semakin lama semakin jauh. Oleh karena itu, ketinggian bulan (saat matahari terbenam) tergantung sudah berapa lama konjungsi terjadi dimana semakin lama, semakin tinggi. yang paling mudah adalah jika konjungsi terjadi lebih dari 7 jam saat matahari terbenam, hampir bisa dipastikan hilal dapat terlihat. Namun jika konjungsi terjadi kurang dari 7 jam sebelum matahari terbenam, maka kemungkinan besar hilal sulit dilihat, dan para ahli hisab mungkin akan berselisih karena kriteria hilal di saat kritis tersebut sampai saat ini ada banyak versi dan masih diperdebatkan.<br /><br />Jadi, kalau ada perbedaan lagi, pilih yang mana? Buka mata, buka pikiran, putuskan dengan ilmu dan yakinkan dengan iman. insya Allah, posting ini akan saya update dengan link dari artikel lain yang bermanfaat.<br /><br />Oyah hampir lupa. selamat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.<br /><br />Seputar Rukyah dan hilal<br /><a href="http://mutoha.blogspot.com/2006/09/hilal-ramadhan.html">Artikel di Blog Mutoha</a><br /><a href="http://www.mail-archive.com/forum-pembaca-kompas@yahoogroups.com/msg22374.html">Kriteria Said Jenie tentang Hilal</a><br /><a href="http://rukyatulhilal.org/">Situs Rukyat-Hilal  Indonesia</a><br /><br />Seputar Awal Ramadhan/Syawal 1429H<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3323588-6572651395948278381?l=ech.blogspot.com' alt='' /></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, tidak lama lagi (jika Allah masih memberi umur) kita akan menjumpai bulan suci ramadhan, bulan yang kita nanti-nantikan.</p>
<p>Seperti yang telah saya lakukan dalam beberapa tahun terakhir, saya mencoba menghitung dengan kemampuan saya yang terbatas, dengan jurus yang sama seperti <a href="http://ech.blogspot.com/2007/09/hisab-ramadhan-syawal-1428h.html">tahun lalu</a> dan <a href="http://simplyvie.wordpress.com/2006/09/21/posisi-bulan-penentu-hilal-awal-dan-akhir-ramadhan-1427-h/">sebelumnya lagi</a> (belum nambah ilmu nih)</p>
<p>Dari <a href="http://eclipse.gsfc.nasa.gov/phase/phases2001.html">kalender bulan dari NASA</a>, ijtimak atau konjungsi bulan pada tahun ini:<br />Ramadhan &#8211;> Tanggal 30-08-2008: 19:58 UTC (31-08-2008 02:58 WIB )<br />Syawal &#8212;&#8212;> Tanggal 29-09-2008: 08:12 UTC (29-09-2008 15:01 WIB)</p>
<p>Dari data diatas tebakan saya mayoritas ormas atau lembaga berwenang akan seragam dalam menentukan awal ramadhan. Megapa? Karena data menunjukkan jarak antara konjungsi dengan terbenam matahari terpaut cukup lama( 21 jam untuk WIB dan 23 Jam untuk WIT). Semakin lama jarak konjungsi dan terbenam matari, semakin jauh jarak sudut antara matahari dan bulan sehingga kemungkinan besar Hilal pasti terlihat pada sore hari tanggal 31 Agustus 2008. Dengan demikian umat islam akan memulai ibadah shaum ramadhan mulai tanggal 1 september 2008.</p>
<p>Berbeda untuk penentuan akhir ramadhan. Ijtima&#8217; tarjadi hanya sekitar 3 jam sebelum matahari terbenam untuk wilayah Indonsia Barat, dan 1 jam untuk wilayah indonesia timur. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, situasi ini menyebabkan hilal (walaupun diatas ufuk) kecil kemungkinan bisa dilihat mata. Karenanya ada potensi perbedaan tanggal untuk penentuan 1 syawal di masyarakat. Bisa jadi sebagian masyarakat berpuasa selama 29 hari, namun ada  yang menggenapkan 30 hari. Sebagai perbandingan, tahun 2007 lalu jarak konjungsi dengan terbenam matahari adalah 5 jam. Saat itu Pemerintah memutuskan 1 syawal jatuh esok lusa, sementara Muhammadiah memutuskan esok hari.</p>
<p>Pada uraian di atas saya hanya memperhitungkan faktur jarak waktu antara konjungsi dengan matahari terbenam. walapun tidak akurat karena banyak faktor lain yang harus dipertimbangkan seperti ketinggian, fase dan sudut elongasi terhadap matahari (dan kebetulan sekarang ini bukan fokus oprekan saya), mungkin ini kriteria yang paling mudah dipahami oleh masyarakat awam. Saya akan coba jelaskan sedikit dengan bahasa yang sederhana.</p>
<p>Jika pada saat konjungsi jarak matahari-bulan nol derajat, maka setelah itu pelan-pelan bulan mulai berjarak terhadap matahari. Semakin lama semakin jauh. Oleh karena itu, ketinggian bulan (saat matahari terbenam) tergantung sudah berapa lama konjungsi terjadi dimana semakin lama, semakin tinggi. yang paling mudah adalah jika konjungsi terjadi lebih dari 7 jam saat matahari terbenam, hampir bisa dipastikan hilal dapat terlihat. Namun jika konjungsi terjadi kurang dari 7 jam sebelum matahari terbenam, maka kemungkinan besar hilal sulit dilihat, dan para ahli hisab mungkin akan berselisih karena kriteria hilal di saat kritis tersebut sampai saat ini ada banyak versi dan masih diperdebatkan.</p>
<p>Jadi, kalau ada perbedaan lagi, pilih yang mana? Buka mata, buka pikiran, putuskan dengan ilmu dan yakinkan dengan iman. insya Allah, posting ini akan saya update dengan link dari artikel lain yang bermanfaat.</p>
<p>Oyah hampir lupa. selamat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.</p>
<p>Seputar Rukyah dan hilal<br /><a href="http://mutoha.blogspot.com/2006/09/hilal-ramadhan.html">Artikel di Blog Mutoha</a><br /><a href="http://www.mail-archive.com/forum-pembaca-kompas@yahoogroups.com/msg22374.html">Kriteria Said Jenie tentang Hilal</a><br /><a href="http://rukyatulhilal.org/">Situs Rukyat-Hilal  Indonesia</a></p>
<p>Seputar Awal Ramadhan/Syawal 1429H
<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3323588-6572651395948278381?l=ech.blogspot.com' alt='' /></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ech.blogspot.com/2008/08/hisab-ramadhan-syawal-1429h.html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hisab Ramadhan Syawal 1428H</title>
		<link>http://ech.blogspot.com/2007/09/hisab-ramadhan-syawal-1428h.html</link>
		<comments>http://ech.blogspot.com/2007/09/hisab-ramadhan-syawal-1428h.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Sep 2007 04:32:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ech</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[astro]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, tidak lama lagi (jika Allah masih memberi umur) kita akan menjumpai bulan suci ramadhan, bulan yang kita nanti-nantikan.<br /><br />Menjelang datangnya bulan ramadhan biasanya orang ramai memperselisihkan kapan pastinya jatuh tanggal satu ramadhan dan tanggal satu syawal. Hal ini tampaknya "sudah menjadi tradisi" karena selalu terjadi setiap tahun. Ironis memang. Sebenarnya saya berharap bahwa tahun ini akan ada sebuah solusi dimana kita masyarakat Indonesia bisa megawali serta mengakhiri bulan ramadhan secara serempak tanpa ada perselisihan. Namun sebenarnya saya agak pesimis karena yang namanya keyakinan itu tidak bisa dipaksakan. Semoga Allah SWT menurunkan hidayahnya kepada kita semua.<br /><br />Namun disisi lain saya merasa bersyukur, karena dalam satu dua tahun terakhir, isu ini menjadi bahan diskusi hangat, setidaknya di dunia blogsfer. Ada beberapa blogger yang cukup mumpuni di bidang astronomi memberikan analisis objektif seputar hisab, ada juga yang melakukan rukyah hilal dan menuangkan laporannya. Setidaknya masyarakat mendapat masukan ilmiah seputar penentuan awal ramadhan. Saya pribadi juga banyak mendapat tambahan ilmu.<br /><br />Disini saya akan mencoba membuat analisis dengan ilmu saya yang terbatas. Saat ini saya masih menggunakan jurus yang sama seperti <a href="http://ech.blogspot.com/2006/09/hisab-ramadhan-syawal-1427h.html">tahun yang lalu</a>.<br /><br />Berdasarkan kalender <a href="http://sunearth.gsfc.nasa.gov/eclipse/phase/phases2001.html">bulan dari NASA</a>, ijtimak atau konjungsi bulan pada tahun ini:<br />Ramadhan --&#62; Tanggal 11-09-2007: 11:4 UTC (18:44 WIB)<br />Syawal ------&#62; Tanggal 11-10-2007: 05:01 UTC (12:01 WIB)<br /><br />Dari data diatas, dapat disimpulkan bahwa pada tanggal 11 september, konjungsi terjadi setelah matahari terbenam yang artinya tidak mungkin terlihat hilal (karena bulan terbenam lebih dahulu dari matahari). Hal ini juga berlaku di Indonesia tengah dan Indonesia timur. Dengan demikian masyarakat Indonesia dapat dipastikan akan menggenapkan bulan sya'ban dan mulai berpuasa pada keesokan lusa yaitu tanggal 13 September 2007<br /><br />Semetara ijtimak untuk bulan syawal terjadi pada tanggal 11 Oktober 2007 pada pukul 12.01 WIB. Umur bulan pada saat matahari terbenam kurang lebih lima setengah jam.<br />Umur bulan yang kurang dari 6 jam biasanya belum cukup umur untuk tampil sebagai hilal, walaupun faktanya pada saat matahari terbenam bulan berada diatas ufuk. untuk itu mari kita chek dengan menggunakan software <a href="http://www.starlight.demon.co.uk/mooncalc">mooncalc</a>. Hasilnya untuk kota Jakarta adalah sebagai berikut:<br /><br /><img alt="Hisab 1428H 1" src="http://www.geocities.com/ech_id/images/hisab1.jpg" /><br /><br /><img alt="Hisab 1428H 2" src="http://www.geocities.com/ech_id/images/hisab2.jpg" /><br /><br /><img alt="Hisab 1428H 3" src="http://www.geocities.com/ech_id/images/hisab3.jpg" /><br /><br /><img alt="Hisab 1428H 4" src="http://www.geocities.com/ech_id/images/hisab4.jpg" /><br /><br />Hasilnya, ketinggian hilal (di Jakarta) diperkirakan hanya sebesar 0.27 derajat dengan jarak waktu antara terbenam matahari dan terbenam bulan hanya 2 menit 30 detik. kalau ditinjau dari sudut pandang astronomi, ketinggian hilal sebesar ini terlalu tipis untuk bisa dilihat dengan mata telanjang. Namun bisa jadi ada orang yang "bisa melihat" hilal seperti ini. Kondisi hilal bulan syawal tahun ini kasusnya mirip <a href="http://ech.blogspot.com/2006/09/hisab-ramadhan-syawal-1427h.html">sekali dengan syawal tahun lalu.</a><br /><br />Dengan hasil seperti ini kemungkinan besar pemerintah akan menetapkan satu syawal jatuh pada tanggal 13 Oktober 2007, namun bisa jadi ada sebagian masyarakat yang akan merayakan idul fitri pada hari sebelumnya (12 Oktober 2007).<br /><br />Selamat menunaikan Ibadah di bulan Ramadhan. Mohon maaf lahir dan bathin.<br /><br />Artikel lain seputar penentuan Awal Ramadhan/Syawal 1428H:<br /><a href="http://www.geocities.com/ech_id/attach/makrufi.pdf">- AWAL RAMADHAN, SYAWWAL DAN ZULHIJJAH 1428 H oleh M. Ma’rufin Sudibyo (pdf)</a><br /><a href="http://rukyatulhilal.org/visibilitas/1428/ramadhan.html">- Rukyatul Hilal Ramadhan 1428H</a><br /><a href="http://rukyatulhilal.org/visibilitas/1428/syawal.html">- Rukyatul Hilal Syawal 1428H</a><br /><br />Artikel berkaitan pada tahun-tahun sebelumnya:<br />- <a href="http://mutoha.blogspot.com/2006/09/hilal-ramadhan.html">Hilal Ramadhan</a><br />- <a href="http://simplyvie.wordpress.com/2006/09/21/posisi-bulan-penentu-hilal-awal-dan-akhir-ramadhan-1427-h/">Hilal Awal Ramadhan dan Hilal Awal Syawal 1427 H</a><div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3323588-7479460820887619235?l=ech.blogspot.com' alt='' /></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, tidak lama lagi (jika Allah masih memberi umur) kita akan menjumpai bulan suci ramadhan, bulan yang kita nanti-nantikan.</p>
<p>Menjelang datangnya bulan ramadhan biasanya orang ramai memperselisihkan kapan pastinya jatuh tanggal satu ramadhan dan tanggal satu syawal. Hal ini tampaknya &#8220;sudah menjadi tradisi&#8221; karena selalu terjadi setiap tahun. Ironis memang. Sebenarnya saya berharap bahwa tahun ini akan ada sebuah solusi dimana kita masyarakat Indonesia bisa megawali serta mengakhiri bulan ramadhan secara serempak tanpa ada perselisihan. Namun sebenarnya saya agak pesimis karena yang namanya keyakinan itu tidak bisa dipaksakan. Semoga Allah SWT menurunkan hidayahnya kepada kita semua.</p>
<p>Namun disisi lain saya merasa bersyukur, karena dalam satu dua tahun terakhir, isu ini menjadi bahan diskusi hangat, setidaknya di dunia blogsfer. Ada beberapa blogger yang cukup mumpuni di bidang astronomi memberikan analisis objektif seputar hisab, ada juga yang melakukan rukyah hilal dan menuangkan laporannya. Setidaknya masyarakat mendapat masukan ilmiah seputar penentuan awal ramadhan. Saya pribadi juga banyak mendapat tambahan ilmu.</p>
<p>Disini saya akan mencoba membuat analisis dengan ilmu saya yang terbatas. Saat ini saya masih menggunakan jurus yang sama seperti <a href="http://ech.blogspot.com/2006/09/hisab-ramadhan-syawal-1427h.html">tahun yang lalu</a>.</p>
<p>Berdasarkan kalender <a href="http://sunearth.gsfc.nasa.gov/eclipse/phase/phases2001.html">bulan dari NASA</a>, ijtimak atau konjungsi bulan pada tahun ini:<br />Ramadhan &#8211;> Tanggal 11-09-2007: 11:4 UTC (18:44 WIB)<br />Syawal &#8212;&#8212;> Tanggal 11-10-2007: 05:01 UTC (12:01 WIB)</p>
<p>Dari data diatas, dapat disimpulkan bahwa pada tanggal 11 september, konjungsi terjadi setelah matahari terbenam yang artinya tidak mungkin terlihat hilal (karena bulan terbenam lebih dahulu dari matahari). Hal ini juga berlaku di Indonesia tengah dan Indonesia timur. Dengan demikian masyarakat Indonesia dapat dipastikan akan menggenapkan bulan sya&#8217;ban dan mulai berpuasa pada keesokan lusa yaitu tanggal 13 September 2007</p>
<p>Semetara ijtimak untuk bulan syawal terjadi pada tanggal 11 Oktober 2007 pada pukul 12.01 WIB. Umur bulan pada saat matahari terbenam kurang lebih lima setengah jam.<br />Umur bulan yang kurang dari 6 jam biasanya belum cukup umur untuk tampil sebagai hilal, walaupun faktanya pada saat matahari terbenam bulan berada diatas ufuk. untuk itu mari kita chek dengan menggunakan software <a href="http://www.starlight.demon.co.uk/mooncalc">mooncalc</a>. Hasilnya untuk kota Jakarta adalah sebagai berikut:</p>
<p><img alt="Hisab 1428H 1" src="http://www.geocities.com/ech_id/images/hisab1.jpg" /></p>
<p><img alt="Hisab 1428H 2" src="http://www.geocities.com/ech_id/images/hisab2.jpg" /></p>
<p><img alt="Hisab 1428H 3" src="http://www.geocities.com/ech_id/images/hisab3.jpg" /></p>
<p><img alt="Hisab 1428H 4" src="http://www.geocities.com/ech_id/images/hisab4.jpg" /></p>
<p>Hasilnya, ketinggian hilal (di Jakarta) diperkirakan hanya sebesar 0.27 derajat dengan jarak waktu antara terbenam matahari dan terbenam bulan hanya 2 menit 30 detik. kalau ditinjau dari sudut pandang astronomi, ketinggian hilal sebesar ini terlalu tipis untuk bisa dilihat dengan mata telanjang. Namun bisa jadi ada orang yang &#8220;bisa melihat&#8221; hilal seperti ini. Kondisi hilal bulan syawal tahun ini kasusnya mirip <a href="http://ech.blogspot.com/2006/09/hisab-ramadhan-syawal-1427h.html">sekali dengan syawal tahun lalu.</a></p>
<p>Dengan hasil seperti ini kemungkinan besar pemerintah akan menetapkan satu syawal jatuh pada tanggal 13 Oktober 2007, namun bisa jadi ada sebagian masyarakat yang akan merayakan idul fitri pada hari sebelumnya (12 Oktober 2007).</p>
<p>Selamat menunaikan Ibadah di bulan Ramadhan. Mohon maaf lahir dan bathin.</p>
<p>Artikel lain seputar penentuan Awal Ramadhan/Syawal 1428H:<br /><a href="http://www.geocities.com/ech_id/attach/makrufi.pdf">- AWAL RAMADHAN, SYAWWAL DAN ZULHIJJAH 1428 H oleh M. Ma’rufin Sudibyo (pdf)</a><br /><a href="http://rukyatulhilal.org/visibilitas/1428/ramadhan.html">- Rukyatul Hilal Ramadhan 1428H</a><br /><a href="http://rukyatulhilal.org/visibilitas/1428/syawal.html">- Rukyatul Hilal Syawal 1428H</a></p>
<p>Artikel berkaitan pada tahun-tahun sebelumnya:<br />- <a href="http://mutoha.blogspot.com/2006/09/hilal-ramadhan.html">Hilal Ramadhan</a><br />- <a href="http://simplyvie.wordpress.com/2006/09/21/posisi-bulan-penentu-hilal-awal-dan-akhir-ramadhan-1427-h/">Hilal Awal Ramadhan dan Hilal Awal Syawal 1427 H</a>
<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3323588-7479460820887619235?l=ech.blogspot.com' alt='' /></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ech.blogspot.com/2007/09/hisab-ramadhan-syawal-1428h.html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
