Trip to Bangkok (2)

March 20th, 2008

Tujuan perjalan ke Bangkok adalah Training (teknis) sebuah produk dari IBM seputar Bussines Service Management, skill yang dikejar tayang karena dalam waktu dekat saya harus melakukan POC dan Implementasi di dua Bank berskala Nasional. Pengajarnyanya seorang wanita paruh baya berasal dari US (dimasa kecilnya beliau pernah tinggal di Indonesia selama beberapa tahun). Yang unik dari beliau adalah suka sekali dengan buah jambu Bangkok (mentang-mentang di Bangkok). Setiap hari yang dicari adalah buah jambu Bangkok. “Memangnya di US ga ada miss?” tanya saya. “Ada sih tapi mahal”, jawabnya. “Sekilonya sekitar USD 35-40″. Wow… mahal banget untuk sekilo jambu.

Training yang cuma 3 hari tidak bisa saya ikuti dengan efektif. Kendalanya adalah laptop saya mulai “mejen” (beeraaattt) ketika mulai masuk materi advanched Lab. Laptop Thinkpad Z61t milik saya bersenjata Memory 1GB tidak cukup kuat menjalankan dua VMWare instance bersama-sama. Selai itu, VMWare image yang harus dimainkan total Sizenya sekitar 36GB, hampir 50% dari kapasitas HDD yang saya miliki (saya harus hapus banyak file sebelum memulai). I know, dari awal memang sudah diberitahu requirement minimalnya adalah 2GB, tapi saya tidak menyangka juga tidak kebagian laptop latihan dari Class coordinator. However, rekan sekelas lain yang bersenjata memory 2GB di laptopnya pun mengeluh (lambat) juga.

Kekurangan memory ini menyebabkan saya langsung mengupgrade memory dan HDD laptop setibanya di Jakarta. Hey, memory laptop sudah murah ternyata. satu keping memory DDR2 2GB saya beli seharga 450 ribu saja di Manggadua mall.

Kembali tentang training, Selain masalah laptop training session berjalan dengan mulus dan berakhir dengan foto bersama.

TBSM

Karena training tiga hari dan masa saya di Bangkok 5 hari, tentunya ada dua hari untuk jalan-jalan sekitar bangkok. Hari pertama (setelah training) saya jalan ke beberapa Mall dan plaza, diantaranya pantip plaza (IT mall), Siam Center dan MBK plaza. Kalau ingin belanja oleh-oleh Cinderamata khas Thailand, bisa dicari di MBK plaza. Namun sesungguhnya ada banyak tempat belanja murah yang mirip-mirip ITC mangga dua atau Cempaka Mas di Jakarta. karena saya bukan tukang belanja (tapi ada beban untuk bawa oleh-oleh khas thailand), pilihan belanja di MBK plaza.

Berikutnya saya coba jalan-jalan agak jauh dikit, Menyusuri sungai Chao Praya naik turis boat. Ongkosnya lumayan murah, sekitar 20 Bath (Rp 6000) sekali jalan atau 120 Bath (Rp 36000) untuk unlimited travel (seharian sampai puas) . Jika anda ke Bangkok jangan lewatkan perjalanan menyusuri sungai ini karena banyak objek-objek menarik disepanjang aliran sungai.

Chao Praya

Sekarang sudah kembali di Jakarta dengan selamat, kembali pada kesibukan dan rutinitas seperti biasa.

Personal

Kangen anak-anak

March 6th, 2008

Dua minggu belakangan saya agak jauh nih sama anak-anak, minggu kemarin mereka diajak nginep di rumah bude-nya sampai seminggu lebih, sekarang gantian saya yang dines keluar negri. Heran yah, kalau ada anak-anak suka seniwen tapi kalau ga ada anak-anak malah kangen.

LutfanSi lutfan umurnya sudah 3 tahun 4 bulan. Perbendaharaan katanya masih sedikit dan masih belum lancar bicara namun demikian, sudah bisa dibilangin dan mengerti kalau disuruh atau dilarang. Walaupun badannya kelihatan padat berisi, sebenarnya si lutfan ini masih susah makan. Kesukaannya kentang goreng, keju, pizza, roti dan mie ayam (koq makanan import semua sih?) tapi masih susah disuruh makan nasi. Untungnya anak ini sehat dan jarang sakit.

LyraLyra, Bulan depan umurnya genap 2 tahun. Yang ini tidak terasa tiba-tiba sudah bukan bayi lagi. Dari tampang kelihatan anak ini kayaknya kalau udah besar bakalan galak dan judes. Dibanding abangnya, lyra justru tidak terlalu kolokan sama ibunya, namun lebih lengket sama babenya (mungkin jarang ketemu ya), kalau digendong, digandeng atau dipakaikan baju pasti milih-milih orang dengan prioritas pertama saya, lalu istri saya, mertua dan terakhir pembantu. Masih seperti dulu, kalau menangis suaranya keras seperti mobil blanwir, tapi kalau lagi ceria anak ini sangat menyenangkan.

Dan yang paling membahagiakan adalah melihat kedua anak saya tumbuh sehat, akur dan main bersama. Masih beberapa hari lagi ketemu dengan mereka. Emm.. kangen sama ibunya juga sih.

Lutfan

Personal

Trip to Bangkok (1)

March 4th, 2008

Dua minggu lalu ada penawaran dari bos untuk pergi training ke bangkok, langsung saya saya iyakan. I need break boss!. Sudah beberapa bulan ini begitu suntuk dengan kerjaan yang belum kelar-kelar (juga) sampai sekarang (oleh karena itulah blog ini miskin postingan).

Jadi ini adalah perjalanan pertama saya ke Thailand. Kebetulan sendirian saja dan tidak punya satu orang kenalan pun disana. Namun perjalanan tidak saya persiapkan dengan matang karena kesibukan. Sehari sebelum keberangkatan, saya baru cari-cari hotel dan melakukan reservasi (via internet). Alhamdulillah saya bisa melakukan reservasi via asiatravel. kalau tidak, mungkin saya bisa terlantar begitu sampai di Bangkok karena tidak tahu mau kemana dan cari hotel dimana.

Tiket sebelumnya telah diurus oleh bagian admin. Saya diberi pilihan antara Garuda atau Malaysia Airlines. penerbangan garuda ke bangkok jadwalnya malam hari (sampai Bangkok jam 2 pagi) jadi saya prefer menggunakan Malaysia Airlines yang berangkat jam 11 pagi. Ada pilihan menggunakan SQ dan Thai airlines tapi lebih mahal.

Pesawat transit sebentar di bandara KL. mengingatkan saya tahun lalu saya pernah kesini dan sholat di mushola yang sama. Sekitar dua jam kemudian akhirnya mendarat dengan selamat di bandara Svarnabhumi, bangkok. Ini adalah bandara Internasional Bankok yang baru (di resmikan tahun 2006). Dari bandara menuju hotel ditempuh dalam waktu kurang lebih setengah jam menggunakan taxi via tol. Agak aneh dengan taxi driver yang saya tumpangi. Isi bagasinya penuh dengan barang pribadi si supir dan dashboard depan penuh dengan tempelan pernak pernik foto keluarga, hiasan jam, album CD dan bahkan ybs memperlihatkan album foto keluarga. Tapi yang paling parah adalah ini taxi tanpa argo. Total yang saya harus bayar termasuk 2x tol (75 bath) dan airport surcharge (50 bath) adalah 450 bath atau sekitar Rp 150 ribu rupiah. Saya tidak tahu berapa tarif normal untuk jarak sejauh itu (memang lumayan jauh sih) Tapi saya pikir masih bisa diterima lah, kalau di jakarta jarak segitu mungkin tarifnya 80-100 ribu rupiah diluar tol dan surcharge.

Bangkok adalah sebuah kota yang padat, itu kesan pertama saya pertama kali jalan-jalan menyusuri trotoar jalan raya di malam hari tidak lama setelah saya sampai di hotel. Dibanding Jakarta, bangkok terkesan lebih padat karena infrastruktur jalan raya yang lebih ruwet, ditambah statiun BTS (=MRT di singapura). Namun suasana tidak jauh berbeda dengan di Jakarta. Banyak pedagang kaki lima, lalulintas yang padat, pasar yang becek dan lain-lain.

Sementara segini dulu laporan pandangan mata.

Personal

you are Spiderman

February 12th, 2008

You are Spider-Man

Spider-Man
85%
Superman
70%
Hulk
60%
Supergirl
58%
Robin
55%
The Flash
55%
Green Lantern
55%
Iron Man
45%
Catwoman
40%
Wonder Woman
38%
Batman
15%
You are intelligent, witty,
a bit geeky and have great
power and responsibility.


Click here to take the “Which Superhero am I?” quiz…

Personal

Gedung Baru SMAN13JKT

January 22nd, 2008

Tahun baru ini juga ada sesuatu yang baru (lagi): Gedung SMA 13 jakarta.

Setelah dibongkar total di akhir Agustus 2007 kemarin dan kemudian pembangunannya dikebut dalam waktu 4 bulan(!) kini gedung sman13jkt yang baru berdiri dengan megahnya. Proses belajar mengajar yang sebelumnya dilakukan ditempat pengungsian, kini telah berjalan normal dilokasi. Sayangnya saat ini belum dibangun mesjid sekolah dan kantin sekolah.

Seperti apa sekarang, berikut foto-foto yang diambil kemarin:
gerbang13
gerbang sman13 jkt, kini menghadap ke jalan berdikari (bukan jalan seroja)

Utara 13
Foto diambil dari arah utara.

Selatan13
foto diambil dari arah selatan

meja Piket
Meja Piket Guru. Masih kenal pak guru dan bu guru yang lagi mejeng diatas?

Koridor 13
Korodor utara. masih gersang!

Timur 13
Foto dari titik jauh pintu gerbang.

Lain-lain, Personal

New Things in New Year

January 16th, 2008

sebenarnya udah agak basi nulis tentang tahun baru di tanggal-tanggal segini. Memang blog ini sudah terlantar lama sekali. harusnya entri ini ditulis sejak minggu-minggu lalu, baru bisa naik cetak hari ini. Sebenarnya malu juga karena ada orang yang lebih sibuk tapi bisa rajin menulis blog.

So, what is new in 2008M or 1429H ?

Kubikel baru
Karena terjadi penggusuran dan masuknya karyawan baru, bulan ini saya menempati kubikel baru. Lebih baik dibanding kubikel yang lama karena di tempat yang baru lebih luas, lebih mojok (ga ada yang mondar-mandir), dan ada pintunya yang bisa ditutup.

Anak buah baru
Salah satu kesibukan saya bulan desember lalu adalah menginterview banyak kandidat (mungkin 30-an orang lebih) and akhirnya ketemu juga satu orang yang meet dengan requirement saya. Cuma satu? ga juga, dari sekian banyak yang saya interview, masuk 4 engineer berdasarkan rekomendasi saya. satu diantaranya menjadi bawahan langsung.

Rumah baru
Yang dimaksud rumah beneran. Sebenarnya sejak akhir november 2007 kemarin saya hijrah kerumah sendiri (selama ini dirumah mertua). Harusnya poin ini jadi posting tersendiri di blog ini. Mungkin kapan-kapan saya ceritanya lebih detail.

Pohon baru
Guna mensukseskan gerakan menanam sejuta pohon, tidak ketinggalan saya menanam pohon di halaman belakang rumah saya. minggu lalu saya membeli dan menamam pohoh Rambutan. kenapa rambutan? Karena sepanjang jalan menuju rumah saya bergelayut rambutan merah-merah ranum dan siap dipetik. Tentunya kita tidak mau kalah ikutan panen dimusim rambutan berikutnya.

Tetangga baru
Ya namanya orang baru pindahan, kudu kenal sama tetangga-tetangga dong. sebelah rumah sampai pojokan sana sudah kenal lama, tapi tetangga yang agak jauhan masih kudu kenalan.

Apa lagi yaa? Yang jelas tahun baru! Selamat tahun baru 1429H.

Personal

VACANCY!

October 27th, 2007

Perusahaan tempat saya bekerja membutuhkan tenaga baru yang nantinya akan bekerja satu tim dengan saya

Posisi: Technical Consultant (IT Engineer)
Role: Consutant & Implementor produk (software) berbasis Java di lingkungan enterprise.
kebutuhan: A.S.A.P (begitu diterima bisa langsung ngantor)

Kualifikasi:
- Male/Female (23-29 years old)
- Have a good skill in TCP/IP
- Have a good communication in English
- berpengalaman min. 1 th as Tech. Consultant/system engineer/ system integrator/
Sys-admin IT infrastructure dan sejenisnya.
- Familiar di environment UNIX: AIX/Solaris/HP-UX/Linux, etc..
- familiar membuat shell script
- Familiar dengan java (J2EE)
- Familiar dengan produk DataBase (MSSQL/Oracle/DB2/etc..) dan SQL syntax.

Benefit:
- Tantangan ;)
- Gaji & tunjangan kesehatan
- kesempatan training di luar negri
- Bantuan kepemilikan HP dan Laptop (term & condition apply)

Jika diantara anda atau rekan anda ada yang cocok dengan kualifikasi dan yang berminat, silahkan kirim lamaran dan CV kealamat email saya yang nanti akan saya rekomendasikan ke pihak HRD. (subject: VACANCY max attachment 250kb format MS word atau pdf). lowongan ini terbuka selama satu minggu sejak di posting disini.

IT Stuff

Pengalaman dengan Wimode

October 22nd, 2007

Saat menonton iklannya pertama kali di Televisi beberapa bulan lalu saya berkata dalam hati “Hmm… mungkinkah ini yang saya butuhkan?”.

Alternatif internet mobile saat ini sudah sangat banyak: berbagai provider dengan berbagai teknologi. Namun diantara sekian banyak itu kesemuanya (setidaknya bagi saya) masih belum cocok. pertama, tarif yang relatif masih mahal (baik paket ataupun eceran) untuk saya. kedua, saya berkeberatan untuk berinvestasi membeli perangkat 3G atau gadget baru (HandPhone, blackberry atau modem) kecuali memang kebutuhannya sudah sangat mendesak. Masalahnya internet mobile buat saya hanyalah untuk kondisi darurat. Hanya menarik atau mengirim email di jalan (itu pun kadang-kadang).

Saya coba-coba cari informasi di google, banyak pujian sekaligus kekecewaan dari pemakai Wimode. Kelihatannya bagus tidaknya wimode tergantung lokasi dimana pengguna berada. beruntung ada seorang rekan yang mau menjual wimodenya dan saya boleh mencoba sebelum memutuskan untuk membeli.

Hasilnya? cukup bagus di banyak lokasi kecuali dirumah saya padahal pengakuan salah seorang kawan baik saya, wimode cukup bagus dirumahnya yang berjarak kurang dari 500 meter dari rumah saya.

Setelah beberapa hari coba, akhirnya saya memutuskan beli saja wimode teman saya ini. diskon cuma 50rebu dari harga baru. Kendala ga dapet sinyal dirumah no problem, toh saya memang biasa mengandalkan cbn dial-up kalau sedang ada di rumah.

Dalam sebulan ini saya sudah belasan kali menggunakan wimode, menurut saya wimode cukup bagus namun tidak bagus-bagus banget. Kebetulan wimode memenuhi kebutuhan saya untuk sekedar menarik email ketika saya sedang berada di luar kantor. Namun ketika saya iseng coba-coba download dan surfing, kecepatan transfernya tidak jauh berbeda dengan internet dial-up. Jika anda senang (dan sering) jalan-jalan dan dowload file dari internet, sepertinya wimode masih kurang oke (di bandingkan dengan IM2, fren atau XL misalnya) ditinjau dari sisi harga dan kualitas. Dari beberapa lokasi yang pernah saya coba, hanya dirumah sayalah (daerah kebon bawang, tanjung priuk) yang agak apes tidak dapat sinyal.

Jadi sejauh ini, saya cukup puas dengan wimode ditinjau dengan kebutuhan saya saat ini. Mungkin ketika kebutuhan saya meningkat, mau tidak mau saya pertimbangkan beli HP baru dan migrasi ke teknologi 3G (ngomong-ngomong sudah 4 tahun lebih belum ganti HP nich. masih HP yang lama). Kalau boleh komplain, kekurangan lain dari wimode adalah harga modemnya relatif mahal (paling muhra rp. 599 ribu) rupiah. menurut saya pantasnya harga modem tersebut kisarannya antara150 s.d 250 ribu rupiah,

Ngomong-ngomong tentang Wimode yang saya beli bekas dari teman saya itu, alasan dijual katanya mau beli modem yang lebih canggih. Namun ketahuan di salah satu milis, doi mengaku keciwa dengan wimode. Halah… Jual rugi ya? berikut skrin syut email beliau:

Bagaimana pengalaman anda?

IT Stuff, Personal